Sang Teladan Kesehatan

Categories: interestopen mind


Flyer Sang Teladan | CODE : 7wWzP45Y
Kalau saja anda merasa sudah hebat dengan diri anda sekarang, tolong jangan tergesa-gesa. Coba perhatikan apa yang bisa dilakukan oleh para nominasi “sang teladan” yang mungkin bisa menjadi contoh sekaligus pemicu bagi pribadi agar lebih berguna bagi orang lain. Flyer diatas merupakan salah satu sarana sebar dukungan bagi “sang teladan”. Beberapa nominasi yang telah terpilih secara selektif dan ketat tentunya, siap memberikan visi & misi tentang apa yang mampu mereka lakukan di bidang kesehatan. Anda pun bisa melihat profil lengkap mereka disini. Dan untuk registrasi, anda bisa klik disini.

Isra’ Mi’raj night at Kayu Gede

Categories: hunting






Macro Sense

Categories: photographtutorial

Hanya beberapa saat ketika saya sedang mengamati baby lens, saya mengintip lubang lensa itu dengan arah terbalik. Saya melihat jari telunjuk menjadi terlihat besar dan detail jika dilihat dari lensa yang terbalik itu. Dan itu memberi ide bagi saya untuk melakukan eksplorasi. Akhirnya saya pun harus sengaja membuat foto-foto makro yang sekadarnya. Believe it!!






something to do in the spare time in my leave time

Secara sederhana, foto-foto diatas saya bikin bukan dengan menggunakan lensa makro. Karena tidak punya lensa makro, saya mencoba mengakali dengan menggunakan lensa 50mm yang dibalik. Lalu bagaimana bisa lensa yang dibalik bisa menghasilkan gambar tanpa tersambung langsung dengan bodi kamera? Simpel, saya pakai lensa 18-135mm yang tersambung langsung dengan bodi kamera. Kemudian di depan lensa 18-135mm tersebut saya tambahkan lensa 50mm dengan posisi terbalik. Agak capek, karena saya harus memegangi lensa 50mm dengan tangan dikarenakan saya tidak punya reverse ring, extension tube, ataupun adapter tube.

Namun saya merasa masih ada kekurangan atau ketidaksempurnaan. Kekurangannya adalah akan timbul efek pinhole dimana menurut pengamatan saya hal itu dikarenakan aperture dari kedua lensa yang berbeda. Entahlah, setelah dipikir lagi apakah benar hal itu membuat kurang atau tidak sempurna, namun efek pinhole ini justru memberi kesan eksentrik.

Dengan menggunakan lensa 18-135mm itu, saya tidak perlu repot mengatur jarak fokus karena lensa 18-135mm tersebut termasuk AF Lens. Lensa ini juga panjang jadi bisa sekaligus sebagai extension tube. Mungkin suatu saat saya bisa memiliki extension tube, adapter tube ataupun reverse ring sendiri.

Terrace of City

Categories: huntingphotograph



When the city asleep then the light make it life.
Beginilah saya kalau sedang iseng-iseng saat pulang dari kantor. Disaat masih rajin sekali wara-wiri, kesana-kesini otong-otong kamera DSLR beserta kit untuk membidik aktivitas malam disekitaran BSD City, Tangerang. Namun itu dulu kira-kira 4 bulan yang lalu, dan sekarang gear tersebut selalu saya sembunyikan di kantor. Benar saja, gambar ini pun juga saya ambil di kumpulan folder foto didalam laptop saya saat asyik membuka album foto digital.

Saat itu diluar kantor, saya sedang menunggu jam malam datang selepas makan malam. Saya menebak bahwa kota yang tak seramai Jakarta ini bakalan sepi di malam hari. Yah, karena daerah yang masih asri ini tak sekumuh dan sepadat Jakarta. Dan malam itu memang terasa sepi, sehingga saya pun memarkir sepeda motor di tepi jalan untuk bersiaga mengambil gambar. Diatas pedestrian yang luas, saya membentangkan kaki tripod dan meletakkan kamera Nikon saya diatas tripod berkaki tiga itu. Dalam waktu yang singkat itu saya langsung memotret dengan low speed and high aperture. Alhasil, saya berhasil membuat lampu laser dan menciptakan kesan yang hidup di malam hari, saat suasana terasa seperti mati. Just enjoy it!!

Soccer Photography Clinic

Categories: interestphotograph


Liga Kompas Gramedia
Flyer diatas langsung menarik perhatian saat Minggu pagi ini saya membuka Koran KOMPAS. Kalau Anda melihat woro-woro diatas, dikatakan bahwa Liga Kompas Gramedia akan menyelenggarakan kompetisi sepak bola U14. Yaitu perang bintang pesepak bola muda usia 14 tahun yang akan digodok menjadi pemain remaja handal. Hebatnya lagi, kompetisi yang diikuti oleh kurang lebih 16 sekolah sepak bola (SSB) ini mempunyai visi besar untuk menjadikan peserta mempunyai kualitas yang memenuhi standar kompetisi sesuai aturan FIFA. Sayangnya, usia saya yang tidak jauh diatas 14 tahun sepertinya memang tidak berminat untuk mengikuti kompetisi yang diselenggarakan setiap hari Minggu tersebut. Namun mata saya yang jeli ini tidak bisa berpaling dari tulisan Coaching Clinic Photography yang juga tersubmit dalam satu rangkaian acara SOCCER EXPO. Dan ternyata benar, hati saya tidak bisa berbohong untuk ingin berpartisipasi dalam klinik fotografi yang pembicaranya adalah Arbain Rambey tersebut.

Saya jadi teringat saat awal Maret 2011 kemarin, Pak Rambey juga menjadi tutor dalam kursus singkat fotografi konser musik. Padahal kursus tersebut sangat saya idamkan dikarenakan bertepatan dengan Java Jazz Festival. Apalagi kompetisi tersebut mengambil waktu di malam hari yang menurut saya waktu seperti itu membutuhkan kemampuan yang bukan basa-basi. Dan sekarang, tutor yang multi-talent tersebut akan memberikan kursus singkat untuk sport photography, lebih spesifik, fotografi sepak bola.

Bagi kalian yang ingin ikut klinik fotografi ini bisa langsung mendaftarkan diri ke Alfian (021-53679909) dan Herman (021-8572536). Syaratnya harus menggunakan kamera DSLR dan mendaftar dengan harga 100 ribu rupiah. Sebagai tambahan, seluruh peserta dapat mengikuti lomba foto di Soccer Expo 2011 serta 10 foto terbaik akan ditayangkan di Kompas Images.

Selain klinik fotografi, juga ada Coaching Clinic Soccer bersama Bambang Pamungkas, Dance Competition, Freestyle Competition, Coloring Competition, didukung Band Performance, Quiz, dan banyak game seru lainnya. Tidak lupa, hadiahnya berupa uang tunai, trofi, tiket nonton bioskop, dan voucher belanja di TB Gramedia. Anda bisa berkunjung ke ligakg.com untuk informasi lebih detil.